Sunday, December 21, 2025

reset windows password

 https://www.youtube.com/watch?v=OH0E6IqlkvA

Saturday, December 13, 2025

Nordin Ahmad

 Pada tahun 2010, saya pernah menjejakkan kaki ke Singapura sebanyak dua kali demi mencari pusara Allahyarham Nordin Ahmad. Namun, segala usaha ketika itu menemui jalan buntu. Walaupun dibantu beberapa sahabat yang menetap di sana, pencarian itu tetap tidak berhasil. Barangkali ketika itu kajian saya masih belum cukup mendalam, dan tiada rujukan jelas yang boleh dijadikan panduan.

Lebih menyedihkan, tiada juga usaha teratur daripada mana-mana pihak berkepentingan sebelum ini untuk menjejak lokasi sebenar pusara beliau, maka sebab itulah nama besar seperti Nordin Ahmad lama tenggelam dalam lipatan sejarah, tidak diraikan sebagaimana sewajarnya di tanah kelahirannya sendiri.
Enam tahun kemudian, saya kembali merancang perjalanan ke Singapura. Kali ini, saya ditemani isteri datang dengan persiapan yang jauh lebih menyeluruh, dengan kajian, maklumat, dan jejak sejarah yang lebih terperinci. Sekali lagi saya bertemu rakan-rakan di Singapura yang tidak jemu membantu pencarian ini.
Berkat takdir Allah, saya juga dipertemukan dengan anak-anak Allahyarham melalui anak kepada seniman Malek Selamat, yang membuka satu lagi pintu untuk merungkai lokasi sebenar pusara legenda tersebut.
Akhirnya, pada tanggal 21 Februari 2016, saya dibawa ke Pusara Abadi Muslim Cemetery, Jalan Bahar, Lim Chu Kang, Singapura. Di sinilah bersemadinya seorang seniman unggul yang mengabadikan seluruh hidupnya kepada dunia seni tanpa ada apa-apa pengiktirafan yang sewajarnya kepada beliau.

Dahulu beliau dikebumikan di perkuburan Islam Kg Bedok (Kew Drive). Atas permintaan waris, kubur beliau kemudian telah dipindahkan ke Pusara Abadi Muslim Cemetery, Jalan Bahar, Lim Chu Kang. Kubur Bedok (Kubur Boyan) masih ada melalui Lucky Heights Garden atau Pabuary Avenue.
Titipan doa dan Al-Fatihah buat Allahyarham Nordin Ahmad, seorang permata seni yang namanya wajar dijulang, bukan dilupakan.

https://www.facebook.com/groups/1345304215887047/permalink/2456164288134362/?comment_id=2457636871320437&notif_id=1765501065880281&notif_t=feedback_reaction_generic&ref=notif

Saturday, November 1, 2025

Doa Solat Jenazah

 Allahumma la tahrimna ajrahu

wa la taftinna ba'dahu

waghfir lana wa lahu wa li ikhwaanina llazina sabaquuna bil iiman

wala taj'al fi quluubina ghillal lillazina aamanu

Rabbana, innaka rauufu rrahim.


Friday, October 31, 2025

Doa Selamat

 


Doa Tahlil

 





Prompt Great Wall of China

 

Use the image attached to create this candid photograph of a stylish Malay man in her 30s wearing bush jacket and light blue jeans. he is leaning on the wall of great wall of china. behind him, we can see the remaining of the long wall, and mountains. blue sky, sunny day.Realistic, high-detail, high contrast, photorealist 8k. he smiles towards camera.

Prompt Santai di kaki Fuji

 

Edit foto lelaki ini tampa merubah wajah. Potret sinematik ultra-realistis seorang lelaki berdiri di depan Gunung Fuji dengan latar bunga sakura bermekaran.
dia menghadap ke depan menatap kamera dengan ekspresi lembut dan percaya diri — senyum tipis alami. lelaki itu memakai jaket puffer abu-abu senada.tangan dimasukkan ke saku.
Di latar belakang tampak kelopak sakura berterbangan, langit biru cerah, dan puncak Gunung Fuji bersalju yang megah.
Pencahayaan sinematik lembut, warna pastel, suasana hangat dan romantis khas musim semi Jepang, rasio 9:16.

Edit foto mereka tampa merubah wajah. please keep exact face. Potret sinematik ultra-realistis sepasang kekasih berhijab berdiri berdampingan di depan Gunung Fuji dengan latar bunga sakura bermekaran.
Keduanya menghadap ke depan menatap kamera dengan ekspresi lembut dan percaya diri — senyum tipis alami.
Wanita mengenakan kacamata, hijab abu muda, jaket puffer abu-abu muda, dan sarung tangan rajut, sedangkan pria memakai jaket puffer abu-abu senada, snow cap navy blue.
Mereka berdiri berdekatan dengan bahu saling bersentuhan, tangan bisa dimasukkan ke saku atau saling menggenggam ringan.
Di latar belakang tampak kelopak sakura berterbangan, langit biru cerah, dan puncak Gunung Fuji bersalju yang megah.
Pencahayaan sinematik lembut, warna pastel, suasana hangat dan romantis khas musim semi Jepang, rasio 9:16.